Artikel Terbaru
Sedang Memuat...

Artikel Pilihan

10 January 2014
Proyek 4 : Membuat Lampu Merah/Traffic Light

Proyek 4 : Membuat Lampu Merah/Traffic Light

Selamat malam sahabat arduino, masih dengan proyek Led kita kali ini saya mau share proyek kita yang ke 4 yaitu Membuat Lampu Merah/Traffic Light, proyek ini tidak asing lagi bagi pengguna microcontroller jadi saya tidak perlu lagi membahas cara kerjanya, karena kita hanya menggunakan delay pada output arduino.

Berikut ini Gambar Rangkaian:
Rangkaian Lampu Merah/Traffic Light
Untuk bahan praktikum adalah sbb:
Arduino Leonardo 1 unit
Papan breadboard 1 unit
Led warna hijau 1 buah
Led warna kuning 1 buah
Led Warna merah 1 buah
Resistor 220/330/470 ohm 3 buah
Kabel jumper untuk breadboard secukupnya

Untuk kode program pada sketch :
// traffict light

const int PIN_MERAH  = 12;
const int PIN_KUNING = 11;
const int PIN_HIJAU  = 10;
const int TUNDA_MERAH  = 8000;
const int TUNDA_KUNING = 2000;
const int TUNDA_HIJAU  = 5000;

void setup() {
  pinMode(PIN_MERAH, OUTPUT);
  pinMode(PIN_KUNING, OUTPUT);
  pinMode(PIN_HIJAU, OUTPUT);
}

void loop() {
  // LED hijau menyala
  digitalWrite(PIN_HIJAU, HIGH);
  delay(TUNDA_HIJAU); 
  
  // LED hijau padam
  digitalWrite(PIN_HIJAU, LOW);
  
  // LED kuning menyala
  digitalWrite(PIN_KUNING, HIGH);
  delay(TUNDA_KUNING); 
  
  // LED kuning padam
  digitalWrite(PIN_KUNING, LOW);
  
  // LED merah menyala
  digitalWrite(PIN_MERAH, HIGH);
  delay(TUNDA_MERAH); 
  
  // LED merah padam
  digitalWrite(PIN_MERAH, LOW);
}

Untuk hasilnya bisa dilihat divideo dibawah ini:



Selamat mencoba, kunjungi juga www.robot.my.id
09 January 2014
Proyek 3 : Membuat Led Seperti Nyala Api Pada Arduino

Proyek 3 : Membuat Led Seperti Nyala Api Pada Arduino

Sahabat arduino kali ini kita akan praktek atau membuat suatu proyek yang menarik yaitu Membuat Led Seperti Nyala Api, rangkaian ini sangat mudah kita aplikasikan dalam arduino karena hanya memerlukan komponen yang simple,cocok sekali untuk percobaan rangkaian untuk para newbie atau pemula dalam belajar arduino.
Sketch Program Efek Api
Untuk komponen yang dibutuhkan adalah sbb:
Arduino Leonardo 1 unit
Papan breadboard 1 unit
Led warna kuning 2 buah
Led Warna merah 1 buah
Resistor 220/330/470 ohm 3 buah
Kabel jumper untuk breadboard secukupnya

Dalam hal ini kita tidak bermaain menggunakan isyarat digital tetapi menggunakan isyarat analog, tegangan analog yang dapat diatur berkisar 0 volt sampai 5 volt, dan perlu diingat Pin arduino yang bisa digunakan hanyalah pin yang bertuliskan PWM (Pulse Width Modulation) untuk itu kita gunakan pin 9,10,11 pada arduino.

Berikut ini gambar rangkaian pada papan breadboard:
Membuat Led Seperti Nyala Api Pada Arduino

Kode program pada sketch:
// led seperti nyala api

const int PIN_9  = 9;
const int PIN_10 = 10;
const int PIN_11 = 11;

void setup() {
  pinMode(PIN_9, OUTPUT);
  pinMode(PIN_10, OUTPUT);
  pinMode(PIN_11, OUTPUT);
}

void loop() {
  // Nyalakan LED dengan isyarat analog secara acak
  analogWrite(PIN_9, random(156)+100);
  analogWrite(PIN_10, random(156)+100);
  analogWrite(PIN_11, random(156)+100);
      
  delay(random(100)); 
}


Fungsi yang digunakan adalah analogWrite bukan digitalWrite sbb:
analogWrite(PIN_9, random(156)+100);
analogWrite(PIN_10, random(156)+100);
analogWrite(PIN_11, random(156)+100);
hal ini dimaksudkan untuk memberikan nilai random yang berkisar antara 0-155 dan 100-225 sehingga nilai itulah yang membuat 3 buah Led tersebut memiliki intensitas cahaya yang berubah-ubah seperti efek api yang menyala membara.

Untuk lebih jelasnya bisa dilihat divideo dibawah ini:
Video Membuat Led Seperti Nyala Api Pada Arduino 
26 December 2013
Proyek 2 : Mengendalikan LED dengan Tombol/Tactile Switch

Proyek 2 : Mengendalikan LED dengan Tombol/Tactile Switch

Assalamualaikum… apa kabarnya nih sobat arduino, semoga selalu sehat dan selalu meningkatkan belajar kita, dengan moto jangan puas dengan apa yang kita dapatkan sekarang, belajar dan terus belajar lagi… hehe.. semangat banget.

Percobaan kita kali ini (masih yang sederhana) adalah Mengendalikan LED dengan Tombol/Tactile Switch simple banget ya… ini merupakan rangkaian dasar dalam mempelajari arduino.
Komponen yang dibutuhkan dalam proyek ini adalah sebagai berikut :

Arduino Leonardo 1 unit
Led warna 1 unit
Saklar tactile switch 1 unit
Resistor 220/270/330 ohm 1 unit
Resistor 22k ohm 1 unit
Papan breadboard 1 unit
Kabel penghubung secukupnya
Pin-pin yang digunakan adalah sbb:
Pin 7 = input saklar
Pin 12 = output Led
Gambar rangkaian/board

Untuk cara kerja rangkaiannya adalah selama saklar ditekan maka lampu led akan menyala jika tidak ditekan lampu akan mati.

Berikut ini source kode programnya :
// tombol - mengontrol LED dengan tombol tekan

const int PIN_7  = 7;
const int PIN_12 = 12;

void setup() {
  pinMode(PIN_7, INPUT);
  pinMode(PIN_12, OUTPUT);
}

void loop() {
  int keadaanTegangan = digitalRead(PIN_7);

  if (keadaanTegangan == HIGH)
    digitalWrite(PIN_12, HIGH);
  else
    digitalWrite(PIN_12, LOW); 
   
  delay(1000);
}


Dari program diatas dapat kita variasikan konsep penekanan tombolnya yaitu led akan menyala jika saklar ditekan satu kali dan akan mati jika saklar ditekan satu kali lagi (saklar on dan off). Berikut ini sketch programnya :

 // tombol2 - mengontrol LED dengan tombol tekan
//           dan berfungsi sebagai tombol on-off 
//           (Versi 1)

const int PIN_7  = 7;
const int PIN_12 = 12;

boolean ledMenyala = false;

void setup() {
  pinMode(PIN_7, INPUT);
  pinMode(PIN_12, OUTPUT);
  digitalWrite(PIN_12, LOW); 
}

void loop() {
  int keadaanTegangan = digitalRead(PIN_7);

  if (keadaanTegangan == HIGH) {
    ledMenyala = not ledMenyala;

    if (ledMenyala)
      digitalWrite(PIN_12, HIGH);
    else
      digitalWrite(PIN_12, LOW); 
  }
}


Pada percobaan diatas saklar on off tidak berfungsi dengan baik jika kita tekan dengan cepat, ini karena ada efek memantul karena terjadi on-off beberapa kali. Maka diperlukan variable lagi seperti contoh sketch dibawah ini :
// tombol3 - mengontrol LED dengan tombol tekan
//           dan berfungsi sebagai tombol on-off 
//           (Versi 2)

const int PIN_7  = 7;
const int PIN_12 = 12;

boolean ledMenyala = false;
int keadaanSebelumnya = LOW;

void setup() {
  pinMode(PIN_7, INPUT);
  pinMode(PIN_12, OUTPUT);
}

void loop() {
  int keadaanSekarang = digitalRead(PIN_7);

  if ((keadaanSekarang != keadaanSebelumnya) &&
      (keadaanSekarang == HIGH)){
    ledMenyala = not ledMenyala;

    if (ledMenyala)
      digitalWrite(PIN_12, HIGH);
    else
      digitalWrite(PIN_12, LOW); 
     
    delay(30); 
  }
 
  keadaanSebelumnya = keadaanSekarang;
}



Dari ketiga percobaan diatas bisa dilihat dalam video youtube dibawah ini dari ketiga percobaan yang telah kami buat, lebih kurangnya saya mohon maaf, kedepan akan lebih diperbaiki lagi, sekian dulu percobaan arduino kita kali ini semoga bermanfaat khususnya untuk para pemula/newbie.

Salam Arduino.
Cara Memprogram dan Menjalankan Arduino

Cara Memprogram dan Menjalankan Arduino

Selamat sore sahabat arduino, kali ini saya akan share praktek dasar arduino untuk pemula/newbie yaitu Cara Memprogram dan Menjalankan Arduino, artikel ini merupakan materi dasar yang harus diketahui dalam Memprogram dan Menjalankan Arduino karena untuk materi selanjutnya tidak akan dijelaskan lagi materi ini karena dianggap sudah menguasai bagaimana Cara Memprogram dan Menjalankan Arduino.

Proyek sederhana arduino kita yang pertama adalah menghidupkan satu buah Led yang akan dipasang pada pin 12, usahakan dalam penyambungan komponen pada breadboard kabel data USB harus dilepas langkah ini untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan misalnya kesalahan menghubungkan kabel positif ke ground arduino, setelah selesai memasang baru kita hubungkan kabel ke port USB.

Berikut ini langkah-langkah dalam Memprogram dan Menjalankan Arduino :

Membuat Sketch
Jalankan program arduino, bisa dari file master arduino yang kita simpan ataupun dari ikon di computer desktop. Kemudian akan muncul program arduino IDE dengan tampilan sketch sesuai dengan tanggal dan bulan pada saat program dijalankan.

Mengetikan kode program pada sketch

Tuliskan source kode dibawah ini pada layar editor arduino :

// coba 1 led – Program untuk menghidupkan LED berkedip-kedip

const int PIN_12 = 12;

void setup() {
  pinMode(PIN_12, OUTPUT);
}

void loop() {
  digitalWrite(PIN_12, HIGH);
  delay(1000); // Tunda 1 detik

  digitalWrite(PIN_12, LOW);
  delay(1000);
}



Menyimpan Sketch
Program yang baru saja ditulis pada editor tadi dapat disimpan kedalam file yaitu dengan klik pada menu file pilih save atau save as, pilih folder yang akan digunakan menyimpan file, ketikan nama file misanya Coba 1 Led kemudian klik save.

Gambar menyimpan file

Menjalankan Sketch (Verify/Compile)
Setelah menyimpan sketch kita bisa langsung menjalankan program yaitu dengan cara mengklik symbol Verify atau dari menu sketch pilih Verify/Compile bisa juga dengan shortcut Ctrl + R. Apabila verify sukses akan terdapat tulisan Done Compilling. 



Gambar selesai compile

Cara memperbaiki kesalahan/error
Setelah kita verify/compile suatu saat pasti terdapat kesalahan atau pesan error baik dari segi penulisan sampai kesalahan syntax, karena program arduino ini penulisanya bersifat case sensitive, jadi kita harus benar-benar teliti dalam mengetiknya. Biasanya kesalahan akan ditunjukan oleh blok warna kuning dengan dengan menyebutkan kata-kata yang salah.

Berikut ini contoh penulisan yang salah :
Penulisan digitalwrite(PIN_12, LOW); seharusnya digitalWrite(PIN_12, LOW); dengan huruf W pada kata write harus capital/besar, ya namanya juga manusia tempatnya salah dan khilaf, untung saja di peringatkan untuk diperbaiki.

Gambar kesalahan penulisan

Mengupload File
Setelah selesai diverifikasi sketch bisa langsung diupload ke arduino yaitu dengan mengklik symbol upload atau dari menu file pilih upload, bisa juga dengan shortcut Ctrl + U, seperti gambar dibawah ini.

Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah kita harus mengecek dulu port komunikasi mana yang terhubung ke arduino, port USB harus sesuai dengan setingan pada sketch, caranya pilih tools – serial port.

Selain itu pilihan jenis arduino juga mesti kita seting, pilih tools – board – pilih jenis arduino yang anda gunakan. Apabila file telah terunggah sempurna maka akan ada status Done Uploading.

Percobaan yang pertama ini membutuhkan beberapa komponen yaitu :
Arduino Leonardo 1 unit
Led warna 1 unit
Resistor 220/270/330 ohm 1 unit
Papan breadboard 1 unit
Kabel penghubung secukupnya
Komponen kita rakit sesuai dengan gambar dibawah ini:

Sekarang kita tinggal lihat apa yang terjadi pada LED breadboard rangkaian kita, apakah lednya berkedip-kedip dengan jarak delay 1 detik. Lihat video dibawah ini.
Peralatan Praktek Arduino Standar

Peralatan Praktek Arduino Standar

Alat-alat yang digunakan dalam praktek atau percobaan rangkaian berupa tang potong untuk memotong kabel-kabel atau kaki komponen, tang lancip untuk meluruskan kabel atau kaki komponen, papan breadboard yang digunakan untuk meletakan komponen elektronika dan kabel-kabel, komponen berikutnya adalah kabel kecil pejal untuk menghubungkan komponen-komponen yang terpasang, berikut ini gambar peralatan yang biasa digunakan dalam praktek arduino.
 

Peralatan atau tools ini sangat berguna bagi kita dalam pengerjaan proyek arduino apalagi semua peralatan ini sudah kita siapkan kedalam toolbox sehingga akan semakin mudah dalam menggunakannya.




Demikian sobat arduino artikel saya Peralatan Praktek Arduino Standar, semoga bermanfaat untuk kita dalam mempelajarinya.
Mengenal Komponen Elektronik Pada Proyek Arduino

Mengenal Komponen Elektronik Pada Proyek Arduino

Sobat arduino kali ini saya akan share tentang komponen dan peralatan dalam pembuatan rangkaian pada saat praktikum arduino, komponen dan alat ini sangat membantu kita dalam memprogram arduino kita dapat langsung mencoba pada rangkaian yang sebenarnya, berikut ini saya uraikan komponen dan alat-alat dalam praktik arduino.
  
Komponen Praktek Arduino Standar

Sebenarnya komponen yang ada dalam suatu rangkaian sangatlah bervariasi dari yang sedehana sampai yang rumit kebutuhannya pun berbeda-beda, berikut ini akan saya bahas komponen yang dibutuhkan dalam praktikum arduino:

Baterai
Dalam praktikum atau percobaan rangkaian diperlukan adanya sumber tegangan atau catu daya untuk menghidupkan rangkaian meskipun percobaannya bisa dilakukan ketika kabel data arduino terhubung ke laptop atau PC Baterai yang digunakan bisa berupa baterai 9 Volt kotak, Baterai Lippo 7,4 Volt 2 Cell, atau 6 buah baterai standar 1,5 Volt yang disusun seri. Berikut ini gambar contoh yang bisa digunakan dalam rangkaian arduino.

Resistor dan Variabel Resistor
Resistor berfungsi untuk menghambat arus listrik yang mengalir dalam rangkaian, satuannya adalah Ohm, sedangkan Variabel resistor adalah resistor yang nilai hambatanya bisa diubah-ubah dengan cara diputar atau digeser.

Kapasitor
Terdapat beberapa jenis kapasitor dalam rangkaian elektronika yaitu kapasitor elektrolit, non elektrolit, dan kapasitor variable. Kapasitor berfungsi menyimpan muatan listrik sesuai dengan nilai kapasitansinya. Satuan ukuran kapasitor adalah Farad biasanya nilainya dibagi dalam beberapa satuan Micro Farad, Nano Farad, dan Pico Farad. 

Saklar
Saklar tekan atau Tactile switch digunakan untuk menghubungkan atau mematikan arus dalam rangkaian eletronik. Mekanismenya jika tombol ditekan maka arus akan mengalir pada rangkaian.


Dioda dan LED
Dioda adalah komponen elektronika yang biasa digunakan sebagai penyearah arus, komponen ini digunakan dalam system power supply atau catu daya. Sedangkan LED (Ligh Emiting Dioda) adalah diode yang dapat memancarkan cahaya, LED biasa digunakan sebagai lampu atau indicator.

Transistor
Komponen ini memiliki fungsi yang bervariasi sesuai dengan jenisnya, komponen ini berfungsi sebagai saklar digital dan bisa juga sebagai penguat. Transistor dibagi dalam dua jenis yaitu transistor PNP dan NPN.
 
Demikian sobat arduino artikel saya Komponen Praktek Arduino Standar, semoga bermanfaat untuk kita dalam mempelajarinya.
20 December 2013
Cara Menginstal Driver Pada Arduino

Cara Menginstal Driver Pada Arduino

Assallamualaikum...  selamat sore semua, apa kabarnya nih para pecinta arduino, sudah sampai mana belajarnya masih terus praktek kan dirumah, semoga kita selalu diberi kemudahan ilmu dan mendapat keberkahan dari ilmu apalagi kalo yang dishare ilmu yang bermanfaat. Artikel saya kali ini adalah Tutorial Praktis Belajar Basic Arduino - Cara Menginstal Driver Pada Arduino. bersama +Sudar Mutekla.

Kabel data penghubung Arduino

Setelah anda selesai mengunduh software maka hasil filenya berupa zip arduino-1.0.1.windows.zip, untuk itu kita perlu membuat folder untuk mengekstraknya. untuk itu buatlah folder di drive C dengan nama Android (C:\Arduino) ini untuk memudahkan kita dalam belajar atau praktek nantinya.

Software arduino tidak perlu diinstal seperti software lainya kita hanya perlu membuka file arduino.exe, untuk memudahkan kita sewaktu-waktu bisa kita buat shortcut di dekstop.

Menginstal Driver Arduino Leonardo


Untuk menginstal driver hubungkan kabel data pada USB PC/Laptop, kemudian pada kontrol panel kita pilih hardware and sound kemudian klik device manager lalu klik update driver pilihlah folder driver pada
C:\Arduino\arduino-1.0.1\driver kemudian klik ok sampai proses instal driver berhasil.

Atau secara otomatis komputer akan mendeteksi hardware baru, bisa kita ikuti cara instalnya seperti dibawah ini :
Klik kanan pada Arduino Leonardo pilih Update Driver
Pilih Browse my computer

Pilih Folder driver-nya
Instalasi Berhasil
Arduino Leonardo telah terinstal driver dan sudah dapat digunakan

Demikian artikel Tutorial Praktis Belajar Basic Arduino - Cara Menginstal Driver Pada Arduino semoga bermanfaat, nanti saya buatkan video tutorialnya ya.. ditunggu aja updatenya.


Copyright © 2013 Arduino Tutorials All Right Reserved